BANDAR LAMPUNG — Kecelakaan beruntun terjadi di depan Sekolah Baitul Jannah, Jalan Pramuka, Kelurahan Kemiling Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Selasa (22/9/2026) pagi.
Kecelakaan tersebut melibatkan truk Mitsubishi Fuso warna oranye bernomor polisi BE 8410 FT dengan tiga kendaraan yang berada di depannya.
Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Yurike Ade Purwanti, mengatakan kecelakaan diduga dipicu sistem pengereman Fuso yang tidak berfungsi dengan baik.
“Jadi pengereman fuso tersebut tidak berfungsi dengan baik sehingga menabrak kendaraan lainnya,” kata Yurike saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).
Yurike menjelaskan, kecelakaan bermula saat Fuso melaju dari arah Kemiling menuju Rajabasa. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju truk.
Fuso kemudian menabrak kendaraan yang berada di depannya, yakni Yamaha Mio J BE 3644 BR, Daihatsu Terios silver BE 1274 EP, dan Toyota Innova BE 1792 ALS.
Pengendara Yamaha Mio J mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka berat dalam kecelakaan tersebut.
“Korban jiwa dan luka berat nihil, sedangkan korban pengendara motor mengalami luka ringan sudah mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara,” ujar Yurike.
Sementara itu, salah seorang korban, Vina (46), dosen Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, menceritakan detik-detik kecelakaan tersebut.
Vina mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.10 WIB ketika arus lalu lintas sedang padat merayap akibat antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM solar.
“Kecelakaan jam 07.10 WIB pas arus lalu lintas padat merayap karena antrean bahan bakar minyak (BBM) solar,” kata Vina di lokasi kejadian.
Menurut Vina, kendaraan besar yang mengantre BBM membuat ruang gerak kendaraan di jalan menjadi terbatas. Saat itu, ia sedang mengemudikan Toyota Innova dan berada dalam antrean kendaraan.
Tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari arah belakang. Mobil yang dikendarainya terdorong hingga menabrak kendaraan di depannya.
“Tiba-tiba ada suara dum keras sekali dari belakang, mendorong mobil saya. Jadi seperti ada yang menonjok dari belakang,” ungkapnya.
Saat melihat ke kaca spion, Vina melihat truk Fuso sudah menempel di bagian belakang mobilnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Yamaha Mio J mengalami kerusakan parah dan masuk ke kolong Fuso setelah terlindas ban sebelah kiri. Sementara Toyota Innova mengalami kerusakan pada bagian kaca belakang dan bemper depan.
Satpam Sekolah Baitul Jannah, Novri Kurniawan (32), mengatakan dirinya sedang mengatur lalu lintas di depan sekolah ketika kecelakaan terjadi.
“Kejadian lakalantas tersebut saat kami lagi mengatur lalu lintas untuk anak-anak sekolah, kayaknya remnya blong,” kata Novri.
Ia menyebut kecelakaan menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Salah satu korban lainnya merupakan guru SD Baitul Jannah bernama Vika. Ia dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut.
Di sisi lain, Vina berharap antrean kendaraan untuk mengisi BBM tidak menggunakan badan jalan secara berlebihan karena dapat mempersempit ruang gerak kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Ini yang jadi masalah, jalan disempitkan karena antrean BBM. Kasihan masyarakat umum yang kena dampaknya. Tapi alhamdulillah, Allah masih menyelamatkan dan tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Petugas Satlantas Polresta Bandar Lampung telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi juga mengimbau pengendara, khususnya kendaraan besar, untuk memastikan kondisi dan kelaikan kendaraan sebelum digunakan untuk bepergian.
