Pasca penemuan jenazah bayi di selokan di Jalan Dahlia RT 15 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, tim gabungan unit Opsnal Macan Selebar dan tim Resmob Macan Gading mengamankan seorang warga.
Kronologis diamankannya seorang wanita itu bermula dari personel polisi yang langsung melakukan penelusuran pasca penemuan jenazah bayi. Personel polisi kemudian menyusuri aliran selokan hingga menemukan ada bekas darah di saluran air.
Dari penemuan bercak darah itu, petunjuk mengarah kepada wanita berinisial SD yang merupakan salah seorang siswi SMK di Kota Bengkulu.
Kapolresta Bengkulu, Kombespol Rahmat Hidayat melalui Kapolsek Selebar, AKP Bayu Heri membenarkan ada salah seorang warga yang diamankan dan dibawa ke Mapolresta Bengkulu untuk dimintai keterangan.
“Ada salah satu warga yang kita amankan dan kita bawa ke Mapolresta Bengkulu karena ada dugaan remaja berinisial SD tersebut yang membuang bayi dan diduga baru lahir pada Sabtu Subuh,” ujar AKP Bayu Heri.
Sementara itu, Ketua RT 15 Jalan Melati Bumi Ayu, Rosneli, mengatakan SD memang warganya dan saat ini duduk di kelas XII SMK.
“Iya tadi ada yang dibawa, setahu kami dia (SD) itu masih sekolah,” sampai Rosneli.
Kronologis Penemuan Jenazah Bayi
Warga Jalan Melati RT 15 RW 3 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Sabtu siang (19/9) geger dengan penemuan jenazah bayi di aliran selokan di daerah Perumahan Indotama, Bumi Ayu.
Jenazah bayi ini ditemukan warga yang sedang memancing. Ketika itu dia melihat ada kantong plastik warna hitam dan terlihat ada kepala bayi.
Apa yang ditemukannya itu langsung membuat kaget. Pemancing ini lantas memberitahu warga lalu melaporkan kepada Ketua RT.
“Tadi ada plastik (kantong plastik), terus ada kepalanya langsung kami tutup dan kami lapor sama RT,” kata Vigo, warga yang menemukan jenazah bayi ini.
Penjelasan Ketua RT 15 Jalan Melati Bumi Ayu, Rosneli, kuat dugaan bayi ini sengaja dibuang beberapa saat setelah lahir. Dugaan ini lantaran ari-ari sang bayi belum terpotong.
“Tadi ada warga yang lapor, terus kami langsung ke Polsek untuk laporan. Sepertinya baru lahir karena masih ada darah dan ari-arinya,” kata Rosneli.
Saat ini jenazah bayi malang tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk dilakukan pemeriksaan medis.
